Keripik bayam adalah makanan yang terbuat dari
bayam sebagai bahan dasarnya dan menggunakan tepung pelapis sebagai penyalut
lembaran bayam yang akan digoreng (Ramdhan, 2009). Tepung pelapis yang umum
digunakan untuk keripik terbuat dari tepung beras dan tapioka (Tursilawati,
1999). Pengolahan bayam menjadi keripik selain memberikan keanekaragaman pangan
juga mampu meningkatkan kualitas dan nilai ekonomis dari sayuran tersebut.
Selain itu keripik memiliki umur simpan lebih lama dari produk segarnya serta
memberikan flavor produk yang khas, yaitu renyah dan gurih (Harris dan Karmas,
1975).
Standar mutu untuk keripik bayam belum ada karena
produk ini relatif baru untuk dikonsumsi. Namun demikian, dapat dilakukan
perbandingan terhadap standar mutu kripik yang menggunakan tepung pelapis yaitu
keripik tempe. Menurut SNI 01-3198-1992 keripik tempe yang baik adalah yang
memiliki tekstur renyah, warna kuning sampai kuning kecokelatan, ganda rasa
normal, penampakan kering, kadar air maksimal 3 % (bb), kadar lemak maksimal 40
% (bb).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar